Media Pembelajaran bagi pendidik (guru/dosen) menjadi alat yang dapat mendukung materi agar lebih bermakna disampaikan dan dipahami oleh peserta didik. Media pembelajaran merupakan cara untuk mengemas materi pembelajaran agar lebih menarik dan menstimulus peserta didik untuk memahami tujuan pembelajaran.

Unsur-unsur media pembelajaran seperti teks, gambar, audio atau video memberi kemudahan bagi peserta didik memahami materi pembelajaran dengan panca indra yang lebih kompleks. Media pembelajaran memberikan pengalaman belajar bagi peserta didik untuk mengindra materi yang disampaikan agar tidak terlalu abstrak.

Pemanfaatan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar juga memiliki kelebihan dan lain di luar tujuan pembelajaran yaitu nilai ekonomi. Kegiatan belajar mengajar bernilai ekonomi mungkin tidak akan bisa ditemukan apabila tidak menggunakan alat atau media pembelajaran. Pembelajaran secara konvensional tidak akan memberikan nilai lain diluar tujuan pembelajaran.

Kemajuan teknologi khususnya internet, membuka peluang setiap kegiatan bernilai ekonomi. Pemanfaatan internet akan memberikan lalu lintas kegiatan yang informatif, tak terkecuali kegiatan belajar mengajar baik secara tatap muka maupun secara daring. Mungkin sebelumnya belum pernah terpikirkan bahwasannya kegiatan yang mendatangkan lalu lintas kegiatan yang informatif dapat mendatangkan nilai ekonomi, kegiatan belajar mengajar pun dapat menjadi passive income bagi guru yang memanfaatkan media pembelajaran yang terkoneksi dengan internet.

Beberapa produk Google menyediakan kesempatan kepada content Creator dalam hal ini guru, dosen dan atau pendidik. Produk Google yang sangat familiar yang dapat menghasilkan uang adalah YouTube, guru atau dosen dapat memanfaatkan YouTube sebagai media untuk menyampaikan materi pembelajaran dan keuntungan selanjutnya di luar pelajaran yaitu guru mendapatkan pasif income dari video pembelajaran yang yang diupload di YouTube. Produk Google yang selanjutnya adalah website atau blog, guru dapat memanfaatkan website atau blog untuk mempublish artikel atau teks pembelajaran termasuk soal. Produk Google yang tidak begitu populer yaitu adalah Adsense Mobile (AdMob) yaitu itu produk yang dipublish berupa aplikasi smartphone (android/IOS).

Syarat-syarat untuk menjadi partner Google pun tidak begitu saja dengan mudah dipenuhi. YouTube dengan syarat minimal 1000 subscriber dan 4000 jam tayang, sedangkan website atau blog dengan syarat 200 visitor atau pengunjung serta harus memiliki domain dan dan hosting. Selanjutnya aplikasi mobile (AdMob) dibandingkan YouTube dan website, admob justru memiliki syarat yang tidak begitu sulit untuk dipenuhi, dengan membuat aplikasi lalu mengupload ke Google Play Store atau App Store lalu Google akan menerima dan membayar atas iklan yang tampil di aplikasi media pembelajaran yang telah dibuat dan juga publish.

Baca juga : Multimedia Pembelajaran menghasilkan Dollar $, Peluang Guru/Dosen di Era Industri 4.0