Perkembangan pesat teknologi tak ayal membuat perilaku manusia tanggap beradaptasi. Dewasa ini banyak sektor dipaksa untuk beralih ke dunia digital, tak terkecuali pendidikan. Sudah memasuki semester kedua pembelajaran daring dilaksanakan, meskipun ada beberapa rencana daerah yang akan melaksanakan pembelajaran luring, namun kembali ditarik karena angka penyebaran covid-19 semakin meningkat.

Seminar daring sampai pelatihan daring masif dilaksanakan pihak instansi pemerintahan hingga swasta, sebagai bentuk respon penyesuaian dan atau peluang bisnis di kala pandemi yang tidak kunjung berakhir. Di kala pembelajaran daring dewasa ini, media pembelajaran memiliki peran penting agar pembelajaran tak sekedar pemberian tugas.

Laju pesat tersebut juga diiringi pertanyaan atau ketakutan sebagian guru akan perannya. Paradigma bahwa jika media pembelajaran dirancang sedemikian rupa, lengkap dan terarah. Lalu, apa peran dan fungsi guru? Meskipun paradigma tersebut tergolong cara berpikir lama, nyatanya benar adanya.

Anggapan bahwa multimedia pembelajaran dapat mengancam keberadaan guru mungkin bisa saja benar, jika guru tak benar-benar bisa mengikuti perkembangan jaman, dan beradaptasi dengan gaya baru. Evolusi terjadi pun dikarenakan ketidak-mampuan individu beradaptasi. Tentu, hal ini tidak diharapkan terjadi pada dunia pendidikan.

Pada dasarnya, multimedia pembelajaran adalah alat untuk menyampaikan materi pembelajaran dengan lebih menarik, memberikan gambaran nyata, serta pengalaman bermakna. Jika dibandingkan dengan pembelajaran konvensional potensi materi multimedia pembelajaran untuk diterima oleh peserta didik lebih tinggi. Lalu apakah semua multimedia pembelajaran sudah pasti lebih unggul dibandingkan dengan pembelajaran konvensional? Belum tentu, tergantung kualitas sebuah multimedia pembelajaran yang dikembangkan oleh guru.

Multimedia pembelajaran sejatinya tetap sebagai alat atau benda, yang membangun dan mengoperasikannya tetap yang memiliki akal yang sehat. Ibaratkan, sebuah mobil jika didisain dengan standart dan dimanfaatkan dengan semestinya akan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Namun akan sebaliknya, jika tidak memiliki pengetahuan dan cara mengendalikannya, maka alat transportasi tersebut akan menjadi mala petaka bagi manusia.

Pada akhirnya, sebagai seorang pendidik, ia akan tahu metode terbaik untuk menyampaikan materi pembelajaran yang menarik, bermakna serta tetap sasaran. Meskipun media pembelajaran bukanlah segalanya, tetapi perkembangan dunia sudah bergerak maju menuju hal tersebut.

Baca juga : Pendidikan Sendratasik dan Pendidikan Musik dalam Menjawab Tantangan Era Industri 4.0